Dalam sistem tenaga surya, pemilihan baterai lithium yang tepat sama pentingnya dengan pemilihan inverter. Banyak pengguna berfokus pada kapasitas inverter, tetapi mengabaikan kecukupan kapasitas baterai. Akibatnya, muncul berbagai masalah operasional, salah satunya inverter yang terus berpindah antara mode standby dan mode output prioritas baterai.
Berdasarkan umpan balik terbaru dari pelanggan dan distributor kami, masalah ini cukup sering terjadi ketika inverter dan baterai lithium digunakan bersama. Setelah dilakukan analisis oleh tim teknis Zamdon Power, penyebab utamanya adalah kapasitas baterai lithium yang terlalu kecil dibandingkan daya inverter.
Mengapa Kapasitas Baterai yang Terlalu Kecil Menyebabkan Masalah?
Baterai lithium memiliki karakteristik penurunan tegangan yang cukup tajam ketika mendekati kondisi habis. Jika kapasitas baterai tidak mencukupi, inverter akan menerima sinyal dari BMS bahwa tegangan baterai telah mencapai batas minimum, sehingga inverter menghentikan suplai daya ke beban.
Ketika beban terputus, tegangan baterai akan pulih secara tiba-tiba ke nilai normal. Inverter kemudian kembali menerima sinyal bahwa baterai siap digunakan, lalu kembali menyuplai daya ke beban. Kondisi ini menyebabkan tegangan baterai turun lagi ke batas minimum. Siklus ini terus berulang, sehingga inverter terlihat sering berpindah antara mode standby dan mode prioritas baterai.
Sebagai contoh, untuk inverter 5kW, jika hanya dipasangkan dengan baterai lithium berkapasitas kecil (misalnya setara setengah daya inverter), kondisi fluktuasi ini sangat mudah terjadi. Karena itu, Zamdon Power merekomendasikan baterai lithium 10 kWh hingga 15 kWh untuk inverter 5kW agar sistem bekerja stabil.
Risiko Menggunakan Baterai Lithium dengan Kapasitas Terlalu Kecil
Selain menyebabkan inverter tidak stabil, baterai lithium berkapasitas kecil juga meningkatkan risiko kerusakan perangkat. Saat baterai hampir habis namun inverter masih bekerja dengan beban berat, tegangan baterai yang sudah rendah akan memaksa baterai meningkatkan arus pelepasan untuk mempertahankan daya.
Arus yang terlalu besar ini berpotensi membebani papan daya inverter secara berlebihan. Dalam kondisi ekstrem, hal ini dapat menyebabkan komponen inverter rusak atau bahkan terbakar. Inilah alasan mengapa sebagian pengguna merasa inverter “tiba-tiba rusak” meskipun digunakan secara normal.
Dengan menggunakan baterai lithium berkapasitas cukup besar, risiko ini dapat diminimalkan karena arus pelepasan menjadi lebih stabil dan aman bagi inverter.
Rasio Ideal antara Daya Inverter dan Kapasitas Baterai
Sebagai panduan umum, Zamdon Power merekomendasikan kapasitas baterai lithium sebesar 2–3 kali daya keluaran inverter. Rasio ini membantu menjaga kestabilan tegangan, mencegah siklus on-off berulang, dan melindungi inverter dari arus berlebih.
Untuk kebutuhan praktis, terutama penggunaan malam hari, waktu cadangan baterai biasanya berada di kisaran 6–8 jam. Berdasarkan asumsi ini, kapasitas baterai minimal yang disarankan adalah 1–2 kali daya inverter, tergantung kebutuhan beban dan durasi pemakaian.
Contoh Perhitungan Ukuran Baterai Lithium
Sebagai gambaran sederhana:
- Inverter 1kW sistem 12V dapat menggunakan baterai lithium 12,8V 100Ah hingga 200Ah
- Inverter 3kW sistem 24V cocok dipasangkan dengan baterai lithium 25,6V 200Ah
- Inverter 10kW sistem 48V disarankan menggunakan baterai lithium 51,2V 300Ah hingga 400Ah
Pemilihan kapasitas akhir tentu tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan beban harian dan anggaran, karena baterai merupakan komponen dengan nilai investasi terbesar dalam sistem tenaga surya.
Kesimpulan
Ukuran baterai inverter sebaiknya ditentukan secara realistis sesuai kebutuhan beban dan karakter sistem. Kapasitas baterai yang terlalu kecil akan membuat inverter bekerja lebih berat, mudah drop tegangan, dan berpotensi memperpendek umur perangkat. Sebaliknya, baterai lithium dengan kapasitas yang tepat akan menjaga sistem tetap stabil, aman, dan efisien, sehingga performa inverter bisa optimal dan lebih awet dalam jangka panjang.
Jika Anda masih ragu menentukan kapasitas baterai yang sesuai untuk inverter Zamdon, tim kami siap membantu memberikan rekomendasi teknis yang tepat sesuai kebutuhan sistem Anda.
